7 Langkah Memulai Bisnis E-Commerce Yang Sukses

Ada sekitar 206 juta pembeli diperkirakan menghabiskan uangnya untuk belanja online tahun ini. Jika kamu berpikir ingin memulai bisnis e-commerce dan menjual produk secara online, ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Berikut adalah 9 langkah yang harus dipersiapkan sebelum memulai bisnis E-Commerce:

1. Memilih Nama Bisnis

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih nama bisnis yang menarik, mudah diingat dan belum pernah digunakan oleh orang lain. Kamu bisa melakukan pencarian nama perusahaan untuk memastikan nama tersebut telah digunakan atau belum. Setelah mendapatkan nama yang tepat, segera daftarkan (jika kita membentuk LLC atau korporasi, ini akan terjadi secara otomatis di negara di mana kita mengajukan dokumen anda).

2. Mengamankan Nama Domain dan Website

Biasanya nama bisnis yang di pilih juga akan menjadi nama domain untuk website, tapi jika nama tersebut tidak tersedia, pilihlah URL yang berhubungan dengan bisnismu, usahakan yang mudah diucapkan dan dieja. Misalnya, bisnismu adalah Craft Creations, jika craftcreations.com tidak tersedia, kita bisa mencobanya dengan yang lebih mirip seperti kerajinancraft.com.

3. Pilih Struktur Bisnis Yang Terbaik dan Daftarkan Bisnismu

Ada beberapa pilihan untuk struktur bisnis:

  • Pemilik Tunggal
  • Kemitraan (Jika memiliki mitra bisnis)
  • LLC
  • Korporasi

Jika kamu tidak memilih struktur bisnis sepertiĀ  perusahaan atau LLC, secara otomatis kita dianggap sebagai pemilik tunggal atau kemitraan oleh IRS. Bisnis yang beroperasi sebagai pemilik tunggal sangat beresiko, karena jika bisnismu pernah digugat, pengadilan dapat menyita semua aset jika kamu tidak dapat membayar denda/utang. Sedangkan Perusahaan dan LLC memisahkan aset pribadi dari bisnis dan memberikan keuntungan lain pajak. Kamu bisa mendaftakan sendiri struktur bisnis yang sesuai dengan mengisi dokumen dari IRS sendiri, atau dengan menyewa sebuah perusahaan pengajuan bisnis untuk mengurusnya.

4. Cari Vendor Yang Tepat

Dalam sebuah bisnis, kamu pasti akan menghadapi pesaing dalam menjual produk secara online, sehingga sangat penting untuk menemukan vendor yang mau melakukan bisnis jangka panjang dengan kita. Pemilihan vendor yang tepat dapat menentukan kualitas dan harga terbaik untuk produk yang kamu jual.

5. Mulai Pemasaran Awal

Kamu harus mulai membangun dan menjalankan ide terbaik untuk mengatur profil media sosial dan posting konten blog mulai dari sekarang. Kamu bisa membuat halaman website “Coming Soon” untuk menarik orang.

6. Maksimalkan Software Pendukung

Teknologi dapat membuat banyak pekerjaan menjadi lebih mudah, jadi sebelum memulai bisnis e-commerce, bermain-mainlah dengan beberapa software pendukung seperti customer relationship management, accounting, project management, and email marketing yang dapat kamu integrasikan kedalam bisnis.

7. Persediaan Produk

Apakah kamu mempunyai gudang atau garasi untuk digunakan sebagai tempat inventaris produk-produk? Hal ini bisa menjadi rumit jika kamu sendiri tidak tahu berapa banyak produk yang kita butuhkan. Secara umum lebih baik memiliki banyak persediaan daripada tidak cukup. Perhatikan setiap peningkatan penjualan, sehingga kamu bisa mengatur kebutuhan jangka panjang dengan baik.

Tunggu apa lagi? Sudah waktunya untuk memulai. Setelah melakukan semua persiapan yang tepat, bisnis e-commerce akan sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *